Selasa, 30 April 2013

penyebab kemiskinan di indonesia serta dampak yang ditimbulkan


Penyebab Kemiskinan di Indonesia Serta Dampak yang di Timbulkan


Kemiskinan adalah suatu kondisi dimana seseorang kekurangan hal yang biasa dimiliki, dan hal yang biasa dimiliki bisa dalam beberapa aspek. Di Indonesia ini masalah kemiskinan tidak ada habisnya, bahkan angka kemiskinan terus meningkat tiap tahunnya.
hal ini bisa terjadi karena beberapa faktor yang terjadi. seperti :
1.                  Korupsi, hal ini “menyumbangkan” banyak sekali warga miskin di Indonesia, karena bantuan yang harusnya untuk membantu masyarakat miskin malah di ambil orang yang tidak bertanggung jawab.
2.                  SDA, ini yang menyebabkan kemiskinan susah sekali berkurang. Bisa diketahui banyak SDA di Indonesia memiliki kualitas yang kurang, sehingga para SDA tidak mempunyai keahlian yang bias di gunakan untuk mendapatkan penghasilan.
3.                  Masih ada orang yang berpikir bahwa anak merupakan tabungan masa depan, dan orang yang berpikiran seperti itu memiliki banyak anak. Namun hal tersebut malahan menjadi beban ekonomi yang berat karena harus menghidupi banyak anggota keluarga.
4.                  Tingginya angka kriminalitas, banyak para kriminal yang telah di tangkap dan di penjara. Dan banyak pula dari para kriminal tersebut yang merupakan kepala rumah tangga.

Ada sebab ada akibat, begitu pula pada kemiskinan. Banyak akibat yang ditimbulkan oleh kemiskinan, seperti :
1.                  Kriminalitas, semakin banyak orang miskin maka semakin banyak pula kemiskinan yang terjadi. Masuk akal bila seorang kepala rumah tangga menghalakan segala cara untuk menghidupi keluarganya yang kelaparan.
2.                  Urbanisasi, Orang berpikir bahwa tinggal di kota besar akan mendatangkan penghasilan besar. Tapi semakin banyak orang yang datang ke kota besar maka lapangan pekerjaan yang tersedia juga akan semakin sedikit. Dan hal ini malahan akan memperparah tingkat pengagguran.
3.                  Bunuh diri, banyak orang yang putus asa karena tidak sanggup menghadapi kemiskinan, sehingga mengambil jalan pintas.

4.                  kebodohan, semakin banyak rakyat miskin maka semakin banyak juga orang yang tidak bisa mendapatkan pendidikan.
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KEMISKINAN DI INDONESIA

1. Tingkat pendidikan yang rendah
2. Produktivitas tenaga kerja rendah
3. tingkat upah yang rencah
4. distribusi pendapatan yang timpang
5. kesempatan kerja yang kurang
6. kualitas sumberdaya alam masih rendah
7. penggunaan teknologi masih kurang
8. etos kerja dan motivasi pekerja yang rendah
9. kultur/budaya (tradisi)
10. politik yang belum stabil
kesemua faktor tersebut di atas saling mempengaruhi, dan sulit memasrikan penyebab kemiskinan yang paling utama atau faktor mana yang berpengaruh langsung maupun tidak langsung. Kesemua faktor tersebut merupakan VICIOIS CIRCLE (Lingkaran setan) dalam masalah timbulnya kemiskinan

Selasa, 02 April 2013

ruang lingkup ekonomi


Ilmu ekonomi merupakan cabang ilmu sosial yang mempelajari berbagai perilaku pelaku ekonomi terhadap keputusan-keputusan ekonomi yang dibuat. Ilmu ini diperlukan sebagai kerangka berpikir untuk dapat melakukan pilihan terhadap berbagai sumber daya yang terbatas untuk memenuhi kebutuhan manusia yang tidak terbatas.

Lingkup Ilmu Ekonomi

a. Microeconomics adalah bagian dari ilmu ekonomi yang membahas perilaku individu dalam membuat keputusan penggunaan berbagai unit ekonomi. Di sini ada perusahaan dan rumah tangga.

b. Macroeconomics adalah bagian dari ilmu ekonomi yang menjelaskan perilaku ekonomi secara keseluruhan (economic aggregates)— akan terkait dengan income, output, employment, dan lain-lain—dalam kerangka atau skala nasional.

Macam-macam Sumber Daya
Terdapat tiga sumber daya dimana fungsinya sebagai alat pemenuh kebutuhan manusia antara lain:
1. Sumber Daya Alam
Sumber daya alam disediakan cuma-Cuma oleh alam disekitar lingkungan kita. Sumber daya alam itu dimanfaatkan guna meningkatkan kesejahteraan manusia dan memiliki jumlah yang sangat banyak akan tetapi juga terbatas. Contoh dari sumber daya alam:

a. Tanah, tanah bisa digunakan untuk berbagai keperluan.
Tanah bisa digunakan untuk lahan pertanian, perkebunan,tempat menggembelakan ternak. Selain itu tanah digunakan sebagai tempat tinggal kita, tempat untuk mendirikan pabrik dan bangunan lainnya. Tanah juga diperlukan untuk membangun prasarana transportasi seperti jalan dan jembatan.

b. Barang tambang
Barang tambang yaitu kekayaan yang terdapat di bumi seperti emas, perak, timah, tembaga dll.
c. Air (laut, sungai, danau)
Air sangat diperlukan oleh semua makhluk hidup. Seperti contoh air dilaut dimana merupakan tempat tinggal bagi ikan dan satwa yang lain.

d. Hutan dan isinya
Hutan memiliki peranan penting tehadap kelestarian lingkungan hidup manusia. Oleh karena itu, kelestarian hutan harus senantiasa dijaga.

e. Udara dan sinar matahari
Udara dan sinar matahari memiliki arti yang sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup. Udara selalu dibutuhkan makhluk hidup utnuk bernapas dan sebagainya. Sinar matahari juga bisa menghasilkan tenaga surya yang dapat menggantikan listrik dan minyak bumi.

2. Sumber Daya Manusia

Untuk memanfaatkan dan mengolah sumber daya alam diperlukannya sumber daya yang kedua yaitu manusia. Sumber daya alam yang kaya tidak akan ada artinya bila tidak ada sumber daya manusia yang mampu mengolah sumber daya alam tersebut. Sebagai contoh: para petani memanfaatkan kesuburan tanah untuk menghasilkan produk-produk pertanian. Para ahligeologi dan pekerja tambang menggali dan mengolah bahan-bahan tambang dan mineral. Nelayan mengaruni lautan untuk mencari ikan. Ahli meteorologi diperlukan antara lainuntuk menganalisis perkembangan cuaca.
3. Sumber daya Modal atau Capital
Terkadang sumber daya manusia saja tidak cukup untuk memanfaatkan dan mengeksploitasi sumber daya alam. Maka dari itu diperlukan sumber daya modal atau kapital yang diperlukan agar manusia bisa menghasilkan berbagai macam barang dan jasa dengan cepat dan efisien. Sebagai contoh; untuk membuat kain diperlukan mesin pemintal. Dengan mesin pemintal, kain dapat diproduksi dengan cepat dan dalam jumlah yang banyak.
Dari berbagai uraian diatas dapat disimpulkan bahwa kebutuhan manusia sangat banyak dan beragam. Sementara sumber daya untuk memenuhi berbagai kebutuhan manusia, yaitu sumber daya alam, manusia dan modal.

Wirausahawan (entrepreneur) adalah orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya.
Pengertian Wirausahawan menciptakan sebuah bisnis baru dalam menghadapi risiko dan ketidakpastian untuk tujuan mencapai keuntungan dan pertumbuhan dengan mengidentifikasi peluang signifikan dan sumber daya yang diperlukan.
Kamus Besar Bahasa Indonesi (KBBI) mendefinisikan wirausahawan sebagai "orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menyusun cara baru dalam berproduksi, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, mengatur permodalan operasinya, serta memasarkannya.
Sedangkan, Louis Jacques Filion menggambarkan wirausahawan sebagai orang yang imajinatif, yang ditandai dengan kemampuannya dalam menetapkan sasaran serta dapat mencapai sasaran-sasaran itu. Ia juga memiliki kesadaran tinggi untuk menemukan peluang-peluang dan membuat keputusan.
Persamaannya dari pengertian - pengertian tersebut yaitu wirausahawan memiliki dan mampu berpikir kreatif-imajinatif, melihat peluang dan membuat bisnis baru.
Seorang wirausahawan adalah seorang manajer, tetapi melakukan kegiatan tambahan yang tidak dilakukan semua manajer. Manajer bekerja dalam hierarki manajemen yang lebih formal, dengan kewenangan dan tanggung jawab yang didefinisikan secara jelas sedangkan pengusaha menggunakan jaringan daripada dari kewenangan formal.

Ekonomi merupakan salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, dankonsumsi terhadap barang dan jasa. Istilah “ekonomi” sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu οἶκος (oikos) yang berarti “keluarga, rumah tangga” dan νόμος (nomos) yang berarti “peraturan, aturan, hukum”. Secara garis besar, ekonomi diartikan sebagai “aturan rumah tangga” atau “manajemen rumah tangga.” Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja.

hubungan ekonomi dengan pendidikan


Hubungan pendidikan dengan perekonomian sangatlah berkaitan dan tidak dapat dipisahkan. Baik secara lansung maupun tak langsung, banyak orang menyadari akan hal tersebut.. untuk itu, perlu adanya usaha merubah paradigma seseorang untuk mengubah pandangan manusia akan pendidikan. Pendidikan bukanlah suatu konsumsi atau pembiayaan yang harus dihindari. Namun, pendidikan hendaknya dianggap sebagai investasi yang harus dikeluarkan yang manfaatnya dalam jangka panjang baru dapat dirasakan.
Jika dilihat dari sudut pandang makro, sumber daya manusia yang tinggi dalam suatu Negara akan memberikan kontribusi yang positif bagi pembangunan. Pembangunan tidak akan berjalan dengan lancer apabila tidak tersedianya sumber daya manusia yang mumpuni. Untuk membentuk SDM yang baik, dibutuhkan adanya pendidikan yang baik. Baik secara teoritik, maupun dalam prakteknya.
Ahli-ahli ekonomi mengembangkan teori pembangunan yang didasari kepada kapasitas produksi tenaga manusia di dalam proses pembangunan, yang kemudian dikenal dengan istilah Invesment in Human Capital. Teori ini didasari pertimbangan bahwa cara yang paling efisien dalam melakukan pembangunan nasional suatu negara
terletak pada peningkatan kemampuan masyarakatnya. Selain itu faktor utama yang mendukung pembangunan adalah pendidikan masyarakat. Teori human capital mengasumsikan bahwa pendidikan formal merupakan instrumen terpenting untuk menghasilkan masyarakat yang memiliki produktifitas yang tinggi.
Untuk itu, pembangunan dan pertumbuhan ekonomi memiliki dua syarat. Agar dapat berjalan. Adanya pemanfaatan teknologi yang baik oleh manusia yang didukun oleh sumber daya manusia yang baik secara efisien.
Sumber daya manusia seperti itu dihasilkan melalui proses pendidikan. Hal inilah yang menyebabkan teori human capital percaya bahwa investasi dalam pendidikan sebagai investasi dalam meningkatkan produktivitas masyarakat. Asumsi dasar yang melandasi keharusan adanya hubungan pendidikan dengan penyiapan tenaga kerja adalah bahwa pendidikan diselenggarakan untuk meningkatkan keterampilan dan pengatahuan untuk bekerja. Dengan kata lain, pendidikan menyiapkan tenaga-tenaga yang siap bekerja. Namun demikian pada kenyataannya tingat pengangguran di hampir seluruh negara bertambah sekitar 2 % setiap tahunnya (World Bank:1980)
Terjadinya pengangguran bukan disebabkan tidak berhasilnya proses
pendidikan, namun pendidikan tidak selalu harus menghasilkan lulusan dengan jenis pekerjaan tertentu. Sekolah memang dapat menghasilkan tenaga kerja dengan keterampilan tertentu, tetapi sekolah bukan satu-satunya tempat dimana keterampilan itu dapat dicapai. Terdapat berbagai macam faktor untuk mengukur bagaimana pertumbuhan
ekonomi diukur dengan baik. Diantara ukuran-ukuran tersebut, diantaranya:
1. Pendapatan per-kapita
2. Perubahanpeta ketenagakerjaan dari pertanian ke industri
3. Konsumsi energi atau pemakaian barang berteknologi tinggi seperti mobil,
telepon, televisi Dengan demikian kriteria untuk menilai keberhasilan
pembangunan:
4. Peningkatan dalam efisiensi sistem produksi masyarakat yang diukur dengan
GDP dan GNP.
5. Kepuasaan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat,
6. Pencapaian tujuan-tujuan oleh berbagai kelompok dalam masyarakat, yang dikaitkan dengan penggunakan sumber daya yang terbatas. Pola keterkaitan antara pendidikan dan pembangunan berbeda sesuai dengan karakteristik khas setiap negara.
Secara ringkas tampak berikut ini. 1. Negara Kapitalis vs Negara Sosialis.
Ekonomi di negara kapitalis mengasumsikan bahwa model produksinya bebas dari intervensi pemerintah dan mensyaratkan adanya kompetisi terbuka di dalam pemasaran. Hubungan antara pendidikan dan pertumbuhan ekonomi sangat erat dan pendidikan merupakan suatu hal yang diperlukan. Ekonomi di negara sosialis, memiliki konteks yang
berbeda dalam mengitepretasikan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan. Pemerintah memiliki peranan di dalam mengontrol jalannya proses produksi dan pemasaran. Kaitan antara pendidikan dengan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan seolah tidak terlihat karena pembangunan sangat diatur oleh negara, bukan ditentukan oleh masingmasing
warga negara. 2. Negara Industri vs Non-Industri. Di Amerika Serikat yang sudah maju, persentase pekerja yang bekerja di sektor industri sebesar 33 % dan di bidang jasa/service sebesar 66 %. Di Meksiko persentase di sector yang sama adalah 23 % dan 33 %. Di negara maju, penduduknya memiliki pendapatan perkapita yang lebih tinggi,
pemakaian teknologi yang canggih, konsumsi energi yang lebih besar dibandingkan negara kurang berkembang.
Di negara maju memiliki akumulasi modal yang lebih besar, sebagai akibat dari kelebihan pendapatan setelah dikurangi kebutuhan konsumsi, sehingga jumlah tabungan semakin lebih besar dan pada akhirnya akan diinvestasikan lagi pada sistem ekonomi yang telah berjalan. Hubungan antara pendidikan dan pembangunan di negara maju sangat jelas dilihat dari adanya perubahan karakteristik individu yang berkaitan dengan tingkat pertumbuhan ekonomi. Di negara nonindustri, perekonomiannya sangat tergantung kepada sektor pertanian sehingga persentase tenaga kerjanya lebih
banyak yang bekerja di sektor non-industri. Jelas bagaimana pentingnya analisis kontribusi pendidikan dalam pembangunan. Salah satu alasan banyaknya kontroversi tentang kaitan antara pembangunan dan pendidikan disebabkan karena sedikit sekali kebijakan pendidikan yang dimonitor benar-benar dan juga dievaluasi hasilnya.
Analisis terhadap pendidikan biasanya bersifat ex-post fakto, artinya data diperoleh dari kejadian-kejadian yang telah lampau. Sebenarnya konsep bagaimana pendidikan itu harus dievaluasi harus dikembangkan sejak tujuannya ditetapkan.
dengan memperhatikan kerangka berpikirnya dan metodologinya. Metode yang sering dipakai dalam penelitian evaluasi adalahl linear regresion and the educational production. Berdasarkan hal tersebut di atas, maka untuk membicarakan lebih lanjut kontribusi pendidikan terhadap pembangunan harus ditemukan kriteria-kriteria atau ukuran-ukuran
pertumbuhan atau hasil pembangunan.

Selasa, 02 Oktober 2012

organisasi paskibraka



Organisasi paskibraka


Sebelum saya menceritakan pengalaman organisasi saya sebagai anggota paskibraka, apa itu paskibarka? Paskibraka itu adalah pasukan pengibar bendera  yang nanti  tugasnya  pada upacara bendera tanggal 17 agustus atau hari ulang tahun Negara indonesia, dan pasukan terdiri dari pasukan 08 pasukan 17 dan pasukan 45, yang akan membentuk sebuah formasi dalam pengibaran bendera.
Pengalaman saya saat menjadi anggota paskibrakan sangatlah menyenangkan, tapi tidak gampang untuk kita bisa menjadi anggota paskibraka  karena semua itu dalam tes tersendiri, misalnya : seseorang yang ingin ikut menjadi anggota paskibraka, dia harus mulai dari bawah, awalnya pengetesan dari tingkat sekolah, jika lolos dia akan lanjut ke tingkat kabupaten, dan berarti dia sudah mendapatkan tingkat kecamatan, dan saat pengetesan tinggkat kabupaten yang lebih tinggi lagi dia lolos, itu berarti dia sudah menjadi anggota paskibraka tinggkat kabupaten, disitu akan lanjut lagi untuk pengetesan tingkat provinsi, jika dia lolos maka dia akan menjadi anggota paskibraka tinggkat provinsi, dan jika dia lolos lagi pengetesan tingkat nasional dia akan mewakili provinsi dia sebagai salah satu anggota paskibraka untuk Indonesia yang upacara benderanya dilaksanakan dijakarta, wahhhh pastinya sanggat senang dan bahagia bisa menjadi anggota paskibraka tinggkat nasional yang mewakili provinsi tempat ia tinggal dan akan menjadi kebanggan tersendiri untuk nya, dan pengetesan itu terdiri dari fisik, tinggi badan, kesehatan dan yag lainnya dan khusus buat perempuan akan melakukan tes keperawanan.
Pada tahun 2009 saya resmi diterima sebagai anggota paskibraka, pada penerimaan ada 3 tahap pemilihan anggota paskibraka yang langsung dipilih oleh polisi sendiri, awalnya saya dipilih terakhir dari yang lain, setelah semuanya terkumpul, langsung mengadakan eliminasi lagi dan alhamdulilah saya tidak dieliminasi dalam tahap kedua, dan yang tahap ketiga saya benar deg-deg’an karena polisi itu dibelakang saya, disitu saya sudah pasrah saya berfikir saya akan dikeluarkan tapi ternyata dia maju ke depan saya dan menunjuk lelaki didepan saya, alhamdulilah saya selamat dalam hati saya. Disitu lah benar – benar resmi menjadi anggota paskibarka namun hanya tingkat kecamatan, karena tinggkat kabupaten saya tidak lolos dalam pengetesan, maklum tinggi saya hanya 170 cm, tapi saya benar – benar senang bisa menjadi anggota paskibarka meski ditingkat kecamatan, bagi saya itu adalah kebanggan tersendiri bisa menjadia anggota paskibraka. Setelah itu barulah dibentuk anggotanya yaitu : pasukan 08, pasukan 17, pasukan 45, dan akan mulai latihan pada esok harinya.
Tepat pukul 07.00 pagi saya sudah berada dilapangan tempat kita latihan paskibraka semua anggota sudah berkumpul, malah yang telat polisi yang melatih kita, dia datang jam 08.00 sendiri, padahal dia menyuruh kita datang jam 07.00 pagi, mungkin itu pelatihan pertama untuk kita supaya disiplin tepat waktu. Tidak lama kemudian pelatih itu meinta kita berkumpul sesuai barisan yang telah ditentukan kemarin, sambil membawa toa dia berkata kepada kita menentukan semua yang akan menjadi pelatihan kita, suaranya benar – benar mengerikan, saat latihan kita semua diperlakukan seperti tentara, kita benar – dipacu fisiknya, mulai dari push up, rolling, guling ditanah, sit up, dan keliling lapangan, wuh benar – benar menyakitkan namun mengasyikkan, karena sering juga pelatih itu bercandaiin kita, yah mungkin supaya kita lebih semangat, dia takut fisik kita tidak kuat saat di hari H nya, makanya dari sekarang dia melatih fisik kita dengan serius.
Tiba waktunya selesai latihan kita diistirahatkan, kita diberi makanan kecil, buah – buahan, telor rebus, dan air putih, sambil menikmati makan kecil pelatih kita bercerita dan bercanda, huhhhhh seruh banget, ternyata polisi yang melatih kita pintar melawak, yang saya ingat pelatih itu berkata, ternyata laki - laki dan perempuan lebih kuat yang perempuan fisiknya karena yang laki – laki kebanykan mansturbasi mulu dikamar mandi, jadinya lemes terus..hahahahaa kami semua spontan tertawa terbahak – bahak, dan dia lanjut berkata karena yang perempuan tidak bisa mansturbasi, dia bingung bagaiman caranya, kalau laki – laki kan gampang, wah kami benar – benar tetawa tidak henti – henti, saya fikir memang pelatih ini pintar melawak. Dan tidak lama waktu bersealng kita dipulangkan dan akan melanjutkan latihan sore harinya, katnya supaya kita bisa istirahat biar stamina kita fit lagi.
Sore harinya kita latiahan lagi, kali ini kita benar – benar latiahan keras, salah sedikit push up sebanyak 20 x, bahakn jika kita sering melakukan kesalahan kita semua guling – guling dilapangan bahkan kita rolling sepanjang lapangan, benar – benar pusing ini kepala karena rolling mau pecah rasanya, jadi seperti itu trus latihanya selama 20 hari.
Pada hari ke 13 kita sudah hampir bisa menguasai semua formasi yang diajarkan tentang semua tata geraknya jadi hari berikutnya kita hanya merapikan semua gerakan, tapi tiba – tiba polisi yang melatih kita itu meminta kita push up 20 x lagi diasphal, padahal kita tidak ada melakukan kesalahan, alhasil tangan kita semua luka – luka karena push up diasphal, apalagi yang menghitung polisi bukan kita, jadi kita push up dibuat mainan olehnya, kita push up 20 saja menghabiskan waktu hampir setenga jam, karena jika push up sewaktu naik turun tidak sama – sama dengan yang lain maka dihitung dari awal lagi, benar – benar mau pingsan kita semua tapi lucu juga karena sambil tertawa, bahkan orang – orang yang melihat kita dipinggir jalan ikut tertawa, saya berfikir latihan ini tidak cepat selesai karena saya sangat bahagia dengan suasan ini, saya ingin lama – lama dalam latihan ini, dan setelah beberapa hari latihan, sampailah kita pada puncak pelaksanaan, pagi itu kami dijemput oleh sebuah bus besar untuk diantar kelapangan stadion tempat upacara bendera, dan setibanya kita disana, semua orang telah menanti – nantikan kita, semua mata tertuju pada kita, dan kami siap – siap berbaris diluar lapangan, semua siswa – siswi mulai dari tingkat SD, SMP, SMA/SMK, para guru, camat, bupati sudah berbaris dilapangan, setelah terdengar pengibaran bendera merah putih dari salah satu petugas upacara, kita berjalan tegap dan berkionsentrasi untuk tidak melakukan kesalah terlebih pada fariasi barisan kita semua benar – benar berkonsentrasi penuh supaya tidak melakukan kesalahan, karena kita semua disaksikan lebih dari 1000 orang, pada saat menyanyikan lagu Indonesia raya buluh kuduk saya merinding saya benar – benar menangis bahagia, karena kita telah merdeka, kita tidak bersusah payah lagi merebut negara Indonesia kita ini pada penjajah, kita tinggal hanya meneruskan dan menjaga Negara ini.
Setelah pengibaran selesai, kita kembali melakukan formasi gerakan dan menuju pintu keluar, saat kita semua sudah keluar dari pintu stadion, kita langsung spontan lompat karena tugas kita selesai pada pagi ini dan tidak melakukan kesalahan sama sekali, kita langsung menaiki bus  pulang dan akan kembali pada sore harinya. Tiba sore harinya kita kembali kestadion untuk penurunan bendera, dan kembali kita masuk lapangan dengan gerakan tegap maju diimbangi dengan gaya formasi yang membuat barisan nantinya indah, penurunan bendera selesai dan bendera kembli deserahkan kepada bapak bupati, setelah itu kami jalan tegap maju menuju pintu keluar stadion. Dan selesai lah tugas kami, dan malamnya kami mengadakan selamatan dan dilanjutkan dengan pesta distadion, benar – benar ramai pada malam itu kita semua foto distadion satu sama lain, supaya bisa buat kenangan.
Sampai sini cerita pengalaman organisasi saya sebagai anggota paskibraka, mohon maaf atas kekurangan dalam penulisan ini..terima kasih……..

Kamis, 05 Juli 2012

modifikasi v-ixion velk jari-jari



foto yang sekarang..ban blkg di gedein dkit..tromol di cat

tinggal maen chrome aja..heheh. berhubng ane jrang ol, agan bs hub ane ke no 0853-1174-1989 klw cm buat skdr tnya2, insyaallah fast respons.. sklian ane mau jual velk + ban nye. 600 rb aje.. cod cm d margonda dan klpa dua depok. walh2 mlh jdi jual velk..wkwkwwk









Rabu, 06 Juni 2012

8. manusia dan pandangan hidup



Pandangan Hidup Orang Sunda (prosa)


Orientasi nilai budaya manusia dari berbagai suku bangsa dan golongan sosial serta penelitian tentang sampai dimanakah nilai budaya itu bisa menghambat atau mendorong pembangunan nasional, dapat dilakukan dengan menggunakan konsep dasar tertentu. Konsep dasar yang dipakai adalah konsep sistem nilai budaya (cultural values), Dengan demikian, sistem nilai budaya itu juga berfungsi sebagai suatu pedoman orientasi bagi segala tindakan manusia dalam hidup.
Cara berbagai kebudayaan di dunia itu, dalam mengonsepsikan masalah tersebut bisa berbeda-beda. Meski dipahami bahwa kemungkinan untuk bervariasi itu terbatas adanya. Seperti pada masalah pertama, ada kebudayaan yang memandang hidup manusia itu pada hakikatnya suatu hal yang buruk dan menyedihkan dan karena itu harus dihindari. Kebudayaan-kebudayaan yang terpengaruh agama Budha misalnya, dapat disangka mengonsepsikan hidup itu sebagai suatu hal yang buruk. Pola tindakan manusia akan mementingkan segala usaha untuk menuju ke arah tujuan untuk bisa memadamkan hidup itu dan meremehkan segala tindakan yang hanya mengekalkan rangkaian kelahiran kembali.
Adapun kebudayaan lain memandang hidup manusia itu pada hakikatnya merupakan suatu hal yang baik. Ada pula yang memandang hidup manusia itu pada hakikatnya buruk, tetapi manusia dapat mengusahakan untuk menjadikan hidup itu suatu hal yang baik dan menggembirakan. Masalah kedua, ada kebudayaan yang memandang bahwa karya manusia itu pada hakikatnya bertujuan untuk memungkinkannya hidup. Kebudayaan lain menganggap tujuan dari karya manusia itu untuk memberikan kepadanya suatu kedudukan dalam masyarakat. Ada juga kebudayaan yang menganggap karya manusia itu sebagai gerak hidup yang harus menghasilkan lebih banyak karya lagi.
Masalah ketiga, ada kebudayaan yang memandang bahwa masa lampau adalah sesuatu yang penting dalam kehidupan manusia. Dalam kebudayaan seperti itu, orang akan sering mengambil, dalam tindakannya, sejumlah contoh dan kejadian dalam masa lampau itu. Sebaliknya, ada pula kebudayaan yang hanya punya suatu pandangan waktu yang sempit. Manusia dari suatu kebudayaan serupa itu, tidak akan memusingkan diri dengan memikirkan masa yang lampau maupun masa yang akan datang. Mereka hidup menurut keadaan yang ada pada masa sekarang ini. Kebudayaan lain justru mementingkan pandangan yang berorientasi sejauh mungkin terhadap masa yang akan datang. Dalam kebudayaan serupa itu perencanaan hidup menjadi suatu hal yang amat penting.
Masalah keempat, ada kebudayaan yang memandang alam itu suatu hal yang begitu dahsyat sehingga manusia itu pada hakikatnya hanya bersifat menyerah, tanpa ada banyak yang dapat dilakukan. Sebaliknya ada pula kebudayaan lain yang memandang alam itu suatu hal yang bisa dilawan oleh manusia dan mewajibkan manusia untuk selalu berusaha menaklukkan alam. Kebudayaan lain menganggap bahwa manusia itu hanya bisa berusaha mencari keselarasan dengan alam.
Masalah kelima, ada kebudayaan yang amat mementingkan hubungan vertikal antara manusia dan sesamanya. Dalam pola kelakuannya, manusia yang hidup dalam suatu kebudayaan serupa itu, akan berpedoman kepada tokoh-tokoh pemimpin, orang-orang senior, atau orang-orang atasan. Kebudayaan lain lebih mementingkan hubungan horizontal antara manusia dengan sesamanya.
Orang yang berada dalam kebudayaan itu akan sangat merasa bergantung kepada sesamanya dan akan upaya memelihara hubungan baik dengan tetangganya dan sesamanya merupakan suatu hal yang amat terpuji. Kebudayaan lainnya tidak membenarkan anggapan bahwa manusia harus tergantung orang lain dalam hidupnya. Kebudayaan seperti itu, yang amat mementingkan individualisme, menilai tinggi anggapan bahwa manusia itu harus berdiri sendiri dalam hidupnya dan sedapat mungkin mencapai tujuannya dengan sedikit mungkin bantuan dari orang lain .
A. Pandangan Hidup Orang Sunda
Disebutkan bahwa pandangan hidup orang Sunda itu terbagi kepada tiga bagian. Bagian pertama tecermin dalam tradisi lisan dan sastra Sunda yang berasal dari kalangan lapisan atas (elite).
Asilnya disimpulkan bahwa pandangan hidup orang Sunda itu terdiri atas: (1) manusia sebagai pribadi; (2) manusia dengan masyarakat; (3) manusia dengan alam; (4) manusia dengan Tuhan; dan (5) manusia dalam mengejar kemajuan lahir dan kepuasan batin. Penelitian ini sampai pada adanya dua pandangan, yaitu yang pertama, pandangan yang membagi manusia menjadi dua golongan ialah golongan penguasa dan golongan rakyat, sedangkan yang kedua, tidak membedakan apakah seseorang itu termasuk penguasa ataukah bukan sehingga berlaku umum.
Dari analisis terhadap bahan-bahan yang diteliti itu dapat diidentifikasikan sejumlah sifat khas yang dianggap baik dan tidak baik oleh orang Sunda. Semuanya digolongkan kepada empat kategori besar, yaitu (1) akal; (2) budi; (3) semangat; dan (4) tingkah laku.
Dalam kategori akal yang dianggap baik ialah sifat-sifat pintar, pandai, cerdas, cerdik, arif, berpengalaman luas, dan menjunjung tinggi kebenaran, sedangkan yang tidak baik adalah bodoh, banyak bingung, suka bohong, membenarkan yang bohong, pandai membohongi orang, dan terlalu benar (dalam pengertian tidak surti). Dalam kategori budi ada 31 macam sifat yang baik, antara lain jujur, suci, punya pendirian, takwa, tidak takabur, siger tengah (tidak ekstrem), bageur(orang baik), bijaksana, berjiwa kerakyatan, punya rasa malu, taat pada orang tua, punya harga diri, setia, bisa dipercaya, dll. Sementara sifat yang tidak baik antara lain, pendendam, tidak berperasaan, tidak punya rasa malu, tidak tahu berterima kasih, dan takabur.
Dalam kategori semangat, sifat yang dipandang baik ada 18 macam, antara lain punya idealisme, sabar, percaya kepada takdir, tabah, punya semangat belajar, mau berikhtiar, rajin, lebih baik mati daripada hidup hina, berani, bersifat satria, ulet, tahan godaan, khusuk dalam berdoa, sedangkan yang dianggap tidak baik, antara lain merasa tidak berdaya, menyiksa diri sendiri, pengecut, penakut, serakah, dan menyalahgunakan kedudukan.
Dalam kategori tingkah laku, sifat yang dianggap baik ada 38 macam, antara lain, sederhana, matang perhitungan, suka menolong, sopan, waspada, teliti, tahu diri, ramah, tidak licik, menepati janji, hemat, tidak banyak bicara, punya keterampilan, dan lain-lain. Sementara sifat yang tidak baik ada 59 macam, antara lain, suka menonjolkan diri, sombong, berpakaian berlebihan, malas, tidak mau berusaha, suka bertengkar, suka mencuri, dengki, menipu, licik, pencemburu, dijajah materi, cerewet, bicara sembarangan, usilan terhadap orang lain, suka menasihati orang lain, tidak menghargai orang lain, selingkuh, boros, dan lain-lain.
Peneliti pun mengidentifikasikan pandangan hidup orang Sunda tentang hubungan manusia dengan masyarakat (pergaulan antarjenis, pergaulan dalam lingkungan keluarga dalam masyarakat luas). Tentang hubungan manusia dengan alam (alam nyata, dan alam gaib) diidentifikasikan bahwa orang Sunda memandang lingkungan hidupnya bukan sebagai sesuatu yang harus ditundukkan, melainkan harus dihormati, diakrabi, dipelihara, dan dirawat. Sementara tentang manusia dengan Tuhan (menurut uga dan menurut adat istiadat) dapat diidentifikasikan bahwa meskipun sekarang umumnya memeluk agama Islam, masih banyak kepercayaan pra-Islam yang masih menjadi pegangan walaupun hasil analisis data menyimpulkan bahwa orang Sunda amat mengakui akan kekuasaan Tuhan.
Pada penelitian tersebut, pandangan hidup orang Sunda tercermin dalam kehidupan masyarakat Sunda dewasa ini.  penelitian tahap  ini dilakukan dengan mengadakan kuesioner terhadap orang Sunda di enam wilayah, yaitu 4 wilayah pedesaan (Sukabumi, Sumedang, Garut dan Tasikmalaya) dan 3 wilayah kota (Cianjur, Sumedang, Bandung). Pertanyaan yang diajukan berdasarkan hasil penelitian sebelumnya berkenaan dengan pandangan orang Sunda mengenai, (1) manusia sebagai pribadi, (2) manusia dengan Tuhan; (3) manusia dengan alam; dan (4) tentang mengejar kemajuan lahir dan kepuasaan batin.
Untuk mengetahui apakah terjadi pergeseran atau tidak terhadapnya, hasil angket itu ternyata menunjukkan bahwa pada umumnya terjadi pergeseran dalam setiap aspek yang ditanyakan. Akan tetapi tidak terjadi perubahan yang besar. Pandangan hidup berkenaan dengan manusia sebagai pribadi, dan dalam hubungannya dengan Tuhan dan manusia dalam mengejar kemajuan lahir dan kepuasan batin, dapat dikatakan tetap. Perubahan terjadi pada aspek manusia dengan alam dan manusia dengan masyarakat, tetapi itu pun tidak sama dalam semua hal, tergantung wilayah dan aspeknya. Tak tampak perbedaan yang mencolok antara pandangan hidup orang Sunda dewasa ini. Dengan tetap berakar pada tradisinya, telah dan sedang mengalami pergeseran dan perubahan itu, perubahan mengarah kepada pandangan yang lebih waspada, lebih bertauhid dalam beragama, lebih realistis dalam bermasyarakat dan lebih memahami aturan alam.
B. Perguruan Tinggi Agama Islam dan Islam Sunda
Secara umum, masyarakat Jawa Barat beretnis Sunda dan mayoritasnya pemeluk agama Islam. Berdasarkan hal tersebut dapat dimunculkan sejumlah gagasan untuk memperoleh gambaran yang lebih lengkap berkenaan dengan hubungan antara Islam sebagai agama dan Sunda sebagai etnis terbesar di Jawa Barat ini. Untuk menjelaskan hubungan itu pula, banyak aspek yang bisa diteliti.
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Gunung Djati Bandung adalah sebuah perguruan tinggi Islam yang terletak di ibu kota Provinsi Jawa Barat. Perguruan tinggi ini, karena mengajarkan ilmu-ilmu agama Islam di lingkungan masyarakat Sunda, sudah sepantasnya menyadari akan hal tersebut. Oleh karena itu, kegiatan yang didesain perguruan tinggi ini diusahakan agar memiliki nilai tambah; tidak hanya sekedar membahas masalah akademik murni.
Kegiatan yang dilakukan, diupayakan dapat menghasilkan dampak sinergi yang positif, baik dunia akademik secara intern, maupun bagi kehidupan masyarakat Sunda di Provinsi Jawa Barat ini pada umumnya. Masalah tersebut dapat diklasifikasikan, secara fakultatif, di IAIN Sunan Gunung Djati Bandung. Seperti, untuk Fakultas Ushuluddin, dapat diungkap masalah yang berkenaan dengan konsep ketuhanan orang Sunda. Untuk Fakultas Syari‘ah, dapat diungkap masalah yang berkenaan dengan Hukum Islam dan Pranata Sosial dan lain-lain.
Sebagai contoh, bagaimana hubungan yang terjadi antara penyebaran Islam dengan pelembagaan hukum kewarisan Islam, dapat dilihat dari penelitian Cik Hasan Bisri dkk. (1992). Dengan mengambil kasus Desa di Cinanjung, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, yang dihuni oleh masyarakat petani (peasent society), penelitian ini menggambarkan penyebarluasan dan pelembagaan hukum kewarisan Islam, sebagai rangkaian dari dakwah Islamiah secara kultural, berlangsung hampir bersamaan dengan masuk dan berkembangnya agama Islam di desa itu. Proses itu mengalami penyesuaian dan penyelarasan dengan kebudayaan setempat.
Kenyataan demikian terlihat dalam pola distribusi harta peninggalan (tirkah) yang dikenal oleh masyarakat setempat sebagai sumun (Arab: tsumun: seperdelapan). Ia merupakan suatu pemberian dari ahli waris, terutama anak, kepada perempuan (janda) dari harta peninggalan suaminya yang meninggalkan anak atau yang tidak meninggalkan anak. Disebut pemberian, karena menurut ketentuan hukum kewarisan Islam janda itu memiliki hak warisan dari harta peninggalan suaminya.
Oleh karena sumun merupakan suatu pemberian, maka bagian harta yang diperoleh janda itu tidak ditentukan secara pasti. Sedangkan menurut hukum kewarisan Islam, ia merupakan hak janda bila muwarits meninggalkan anak (Q. S. al-Nisa’: 12). Hal ini menunjukkan bahwa antara konsep sumun yang dianut oleh sebagian masyarakat dengan tsumun(seperdelapan) sebagaimana yang dimaksud dalam al-Qur’an berbeda makna, meskipun berasal dari gagasan yang sama. Ia mengalami pencampuran dengan kaidah sosial di dalam masyarakat tersebut.
“Pencampuran” hukum kewarisan Islam dengan kaidah lokal itu tampaknya sederhana. Namun di dalamnya mengandung kerumitan, terutama jika dilihat dari perspektif antropologis dan sosiologis. Dalam perspektif ini, di balik konsep sumun, tersirat keyakinan (kesepakatan tentang benar salah), nilai (kesepakatan tentang baik atau buruk), dan kaidah (kesepakatan tentang apa yang harus dan tidak mesti dilakukan). Dan secara sosiologis tersirat tentang posisi perempuan di dalam keluarga, baik kedudukannya sebagai istri (janda) maupun kedudukannya sebagai ibu. Kedua perspektif itu tercermin dalam sistem kewarisan yang berlaku dalam masyarakat itu.
Uraian di atas menunjukkan, bahwa penyebarluasan dan pelembagaan hukum kewarisan Islam itu telah berlangsung. Hal itu terbukti dengan adanya konsep sumun yang telah dikenal dan melembaga. Walau demikian, penerimaan dan penyelarasan terhadap gagasan itu terpaut dengan sistem sosial yang dianut, yaitu dengan kaidah dan struktur sosial masyarakat setempat. Hal ini menunjukkan, pola distribusi harta peninggalan mengalami keragaman. Sumun menerima unsur lain, sebagai ‘illat sehingga bersifat luwes. Ia beralih kedudukan, dari hak yang memola menjadi pemberian yang “tidak memola” .
Dari sejumlah ilustrasi di atas, terbuka peluang untuk dilakukan sejumlah penelitian terhadap aspek hukum dan pranata sosial pada masyarakat Sunda di Jawa Barat ini. Penelitian terhadap aspek-aspek lain, seperti telah disebutkan di muka, juga dapat dilakukan sesuai dengan permasalahan yang ada. Tinggal siapa yang melakukan dan kapan penelitian itu dilakukan? Jawabannya dikembalikan kepada para peneliti, akademisi, atau intelektual yang memiliki ketertarikan dan kepedulian terhadap keislaman dan kesundaan itu sendiri.

7. manusia dan keadilan


 

Buruh Ontrog PN Bandung

 

(Foto: CJ-Vil/reportase.com)

Bandung | reportase.com
Pengadilan Negeri Bandung diontrog oleh ribuan buruh dari berbagai unsur seperti Serikat Buruh Seluruh Indonesia, Forum Serikat Buruh Independen, Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia, Selasa (17/1). Kedatangan mereka untuk meminta keadilan dan perlindungan hukum dari pihak pengadilan.

            Selain itu, mereka datang untuk memantau sidang hakim ad hoc PHI yang diduga melakukan gratifikasi Imas Dianasari, yang hari ini menjalani sidang dengan agenda duplik. Sebagian peserta unjuk rasa memasuki ruang sidang tempat Imas diadili.
Unjuk rasa ini mengakibatkan jalur lalu lintas menuju PN Bandung dialihkan sebagian. Dari arah Jalan  Martadinata menuju ke arah Jalan Citarum dialihkan melalui Jalan Cihapit.

            Sekitar pukul 10.55 WIB sebagian buruh berangsur pergi menuju PHI Bandung yang berada di Jalan Soekarno Hatta untuk memantau sidang dengan agenda putusan sela. Salah satu orator berjanji akan membawa massa lebih banyak seusai sidang di pengadilan yang berafiliasi dengan PN Bandung tersebut. (CJ-Vil)